Malang, Jawa Timur. Pusat Etik Ilmiah (PEI )Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Malang, melaksanakan kegiatan workshop untuk penyamaan persepsi perihal kebijakan terbaru Turnitin sekaligus pelatihan penggunaan akun Turnitin dalam proses pengecekan plagiasi karya akademik bagi para dosen dan tenaga kependidikan yang ditugaskan dari setiap fakultas dan unit di UM. Kegiatan dilaksanakan pada Senin, 20 Mei 2024 jam 13.00-16.00 WIB bertempat di ruang seminar A19 UM.

Kegiatan dihadiri oleh Sekretaris LPPM Dr. Hary Suswanto, S.T., M.T, Ketua Pusat Etik Ilmiah (PEI) Dr. Herlin Pujiarti, M.Si., para pengembang di pusat etik ilmiah Dr. Citra Kurniawan, M.M, Dr. Febri Taufiqurrahman, S.Hum., M.Hum. dan Ence Surahman, S.Pd., M.Pd, Ph.D serta para peserta workshop yang ditugaskan oleh masing-masing fakultas, sekolah pascasarjana dan perpustakaan di UM.

Kegiatan dipandu oleh Sekretaris Pusat Etik Ilmiah Dr. Febri Taufiqurrahman, S.Hum., M.Hum, kemudian agenda sambutan dan pembukaan disampaikan oleh Sekretaris LPPM Dr. Hary Suswanto, S.T., M.T. Dalam sambutannya Dr. Hary menyampaikan bahwa Ketua LPPM sedang melaksanakan tugas dinas ke Afrika Selatan dan menugasinya untuk membuka acara. Dr. Hary menjelaskan bahwa keberadaan tim pengecek plagiasi akademik di UM memiliki peran yang penting untuk menjaga kualitas penelitian dan publikasi ilmiah civititas UM agar terhindar dari praktik pelanggaran etik ilmiah yang berbahaya. Selanjutnya, Dr. Hary membuka acara secara resmi dan menyempatkan berfoto bersama dengan para nara sumber dan peserta workshop.

Sesi workshop dimulai dengan pemaparan teknis tentang sistem perekapan kinerja tim pengecek plagiasi karya akademik di lingkungan UM yang disampaikan oleh Koordinator Tim Penanggulangan dan Pencegahan Plagiasi Akademik (TP3A) Dr. Citra Kurniawan, M.M. Para peserta diminta untuk melaporkan nama dan jumlah dokumen yang dicek untuk kebutuhan pendatatan dan monitoring penggunaan akun di masing-masing tim yang ditugasi.

Setelah itu, sesi materi kedua tentang teknis proses cek plagiasi karya akademik yang disampaikan oleh Kepala Pusat Etik Ilmiah Dr. Herlin Pujiarti, M.Si. Sesi materinya dimulai dengan pemberikan akun untuk para tim pengecek yang belum pernah memiliki akun, kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi proses pembuatan kelas, dan penugasan, input nama mahasiswa dan proses pengecekan plagiasinya. Setelah pemaparan materi, dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab para peserta (Kontibutor: Nc-PEI, Photo: FT, HS, Nc).