Malang — Komite Etik Penelitian Universitas Negeri Malang (KEP UM) menggelar kegiatan Finalisasi Borang Akreditasi sebagai bagian dari penguatan tata kelola dan integritas layanan etik penelitian. Kegiatan ini sekaligus menjadi rangkaian penelitian berjudul “Optimalisasi Integritas Layanan Lembaga Etik Ilmiah Universitas Negeri Malang Melalui Proses Akreditasi”. Acara berlangsung di Kota Malang pada tanggal  06 Nopember sampai 09 Nopember 2025 dalam suasana diskusi intensif dan kolaboratif, dengan menghadirkan para pengelola, anggota komite etik, serta narasumber berpengalaman di bidang etik penelitian.

Finalisasi borang akreditasi merupakan tahapan krusial dalam memastikan kesiapan kelembagaan KEP UM untuk memenuhi standar nasional dan internasional layanan etik penelitian. Proses ini tidak hanya berfokus pada kelengkapan dokumen administratif, tetapi juga pada konsistensi penerapan prinsip-prinsip etik penelitian, transparansi prosedur, akuntabilitas pengambilan keputusan, serta keberlanjutan sistem pengawasan etik di lingkungan universitas.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Panitia Etik Ilmiah (PEI) KEP UM, Dr. Herlin Pujiarti, M.Si., bersama jajaran anggota, yaitu Dr. Citra Kurniawan, S.T., M.M., Nur Anita Yunikawati, S.Pd., M.Pd., Dr. Febri Taufiqurrahman, S.Hum., M.Hum., Dr. rer. nat. Ubed Sonai Fahruddin Arrozi, S.Pd., M.Si., serta Dr. Setiawan, S.Sos., M.IP. Kehadiran para anggota lintas disiplin ini mencerminkan karakter etik penelitian yang bersifat multidisipliner dan menuntut perspektif komprehensif.

Dalam sambutannya, Dr. Herlin Pujiarti, M.Si. menegaskan bahwa proses akreditasi bukan sekadar tuntutan administratif, melainkan momentum reflektif untuk memperkuat budaya etik di lingkungan akademik. Menurutnya, integritas layanan etik penelitian sangat menentukan kredibilitas hasil riset yang dihasilkan oleh sivitas akademika Universitas Negeri Malang. “Akreditasi harus dimaknai sebagai upaya berkelanjutan untuk memastikan bahwa setiap penelitian yang melibatkan manusia, hewan, maupun lingkungan telah melalui pertimbangan etik yang ketat dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Sejalan dengan hal tersebut, kegiatan finalisasi borang difokuskan pada penelaahan mendalam terhadap standar operasional prosedur, alur pengajuan dan penilaian etik, mekanisme monitoring pascapersetujuan etik, serta sistem dokumentasi dan arsip. Diskusi berlangsung dinamis dengan menempatkan pengalaman empiris anggota KEP UM sebagai basis evaluasi terhadap borang akreditasi yang disusun.

Untuk memperkaya perspektif dan memperkuat kualitas substansi akreditasi, KEP UM menghadirkan dua narasumber yang memiliki rekam jejak panjang di bidang etik penelitian, yakni drh. Idi Setiyobroto, M.Kes., dan Handoko Riwidikdo, S.Kp. Keduanya memberikan masukan strategis terkait praktik terbaik (best practices) dalam pengelolaan lembaga etik, tantangan yang kerap dihadapi dalam proses akreditasi, serta pentingnya menjaga independensi dan objektivitas komite etik.

dr h. Idi Setiyobroto, M.Kes. dalam pemaparannya menekankan bahwa lembaga etik penelitian harus mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa mengabaikan prinsip dasar etik. Ia menyoroti pentingnya penguatan kapasitas reviewer etik, kejelasan standar penilaian, serta konsistensi dalam pengambilan keputusan. “Integritas lembaga etik terletak pada keberanian untuk bersikap objektif dan independen, meskipun berhadapan dengan tekanan administratif maupun kepentingan akademik tertentu,” ungkapnya.

Sementara itu, Handoko Riwidikdo, S.Kp. menyoroti aspek pelayanan dan komunikasi sebagai bagian tak terpisahkan dari integritas layanan etik. Menurutnya, lembaga etik perlu membangun sistem layanan yang transparan, responsif, dan edukatif bagi para peneliti. “KEP bukan hanya lembaga pengawas, tetapi juga mitra akademik yang membantu peneliti memahami dan menerapkan prinsip etik secara benar,” jelasnya. Ia juga menekankan pentingnya dokumentasi digital dan sistem informasi terintegrasi untuk mendukung proses akreditasi.

Diskusi yang berkembang dalam kegiatan ini menunjukkan keseriusan KEP UM dalam menempatkan akreditasi sebagai instrumen peningkatan mutu. Para anggota komite secara aktif mengkaji kesesuaian borang dengan kondisi riil kelembagaan, sekaligus mengidentifikasi area yang masih memerlukan penguatan. Pendekatan reflektif dan berbasis praktik ini diharapkan mampu menghasilkan borang akreditasi yang tidak hanya memenuhi standar, tetapi juga merepresentasikan komitmen etik Universitas Negeri Malang.

Penelitian yang menyertai kegiatan ini, berjudul “Optimalisasi Integritas Layanan Lembaga Etik Ilmiah Universitas Negeri Malang Melalui Proses Akreditasi”, dirancang untuk mendokumentasikan dan menganalisis dampak proses akreditasi terhadap penguatan tata kelola etik penelitian. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pengembangan lembaga etik di perguruan tinggi lain, khususnya dalam konteks peningkatan kualitas layanan dan kepercayaan publik terhadap hasil penelitian akademik.

Melalui proses finalisasi borang akreditasi ini, KEP UM menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan etik penelitian secara berkelanjutan. Integritas, transparansi, dan profesionalisme menjadi nilai utama yang diusung dalam setiap tahapan kegiatan. Dengan dukungan pimpinan universitas, kolaborasi lintas disiplin, serta masukan dari para pakar, KEP UM optimistis dapat memenuhi standar akreditasi sekaligus memperkuat peran strategisnya dalam menjaga etika penelitian di lingkungan Universitas Negeri Malang.

Kegiatan ini juga menjadi ruang pembelajaran bersama yang mempertemukan pengalaman praktis, kajian akademik, dan refleksi kelembagaan. Ke depan, KEP UM berencana menjadikan hasil evaluasi akreditasi sebagai dasar pengembangan kebijakan dan inovasi layanan etik, termasuk pemanfaatan teknologi informasi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Dengan demikian, proses akreditasi tidak berhenti pada penilaian semata, tetapi menjadi katalis bagi terwujudnya ekosistem penelitian yang beretika, bermutu, dan berintegritas tinggi.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.